Polinema – Sejarah perjalanan Politeknik Negeri Malang, kembali bergulir pada 23 April 2009. Bertempat di gedung AM – Aula Politeknik Negeri Malang digelar pesta domokratis, yaitu pilihan Direktur yang baru. Semua civitas akademika dengan bersemangat mendatangi 3 bilik suara yang telah disiapkan panitia, untuk menentukan pilihan siapa yang bakal menahkodai Polinema, 4 tahun ke depan.
Ada 10 calon yang ikut memperebutkan kursi Direktur Polinema. Mereka adalah, Wirawan, B Eng (Hons), MT, Ir. Abdul Djerni, MT, Dr. Ir. Drs. R. Edy Purwanto, MSc, Ir. Yulianto, MT, Ir. Prayitno, MT, Drs. Rulirianto, M.Si, Ir. Tundung Subali Patma, MT, Ir. Syamsul Hadi, MT, Ir. Bambang Sulistiyono, MT, dan Luchis Rubianto, LRSC, M.MT. Meski tidak seramai pemilihan legislatif yang baru berlangsung, 9 April lalu, namun suasana pencontrengan Direktur Polinema kali ini tetap berlangsung menegangkan. Apalagi sejak acara pemilihan dibuka pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00.
Proses pemungutan suaranya juga hampir sama dengan pemungutan suara pada umumnya. Pertama, undangan masuk melalui pintu utama gedung AM. Kemudian undangan mengambil nomor urut antrian. Setelah mendapatkan nomor urut antrian, undangan menyerahkan ke panitia beserta Kartu Tanda Pemilihnya untuk mendapatkan Surat Suara. Surat Suara tersebut dilipat sebanyak empat lipatan. Undangan yang telah mendapatkan Surat Suara masuk ke dalam bilik pencontrengan.
Selama 4 jam inilah, para dosen dari semua jurusan memilih calonnya masing-masing atas dasar jujur dan adil. Seperti diketahui, di Polinema ada 361 dosen yang tercatat dalam DPT. Terdiri dari Jurusan Administrasi Niaga 41 orang, Akuntansi 46, Teknik Elektro 33, Teknik Informatika 21, Teknik Listrik 36, Teknik Telekomunikasi 25, Teknik Mesin 67, Teknik Sipil 53, Teknik Kimia 30, dan MKU 9 orang.
Namun dari 361 pemilih ini, hanya 339 yang datang untuk menyontreng. Dan sejak penyontrengan ditutup pukul 12.00 WIB, proses selanjutnya adalah penghitungan. Saksi penghitungan suara ini adalah Abdul Chalim, Fadloli, dan Sri Nur Kudri. Penghitungan suara selesai pada pukul 14.00 WIB,dilanjutkan rapat pertimbangan senat pukul 15.00 WIB untuk menentukan tiga (3) calon direktur dari hasil penjaringan yaitu Ir. Tundung Subali Patma, MT, yaitu 173 suara. Disusul Dr. Ir. Drs. R. Edy Purwanto, MSc, 105 suara, dan Luchis Rubianto, LRSC, M. MT mendapat 13 suara. (sief/yuki)






